5. Perguruan Tinggi memiliki kebijakan dan pedoman penyusunan, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum Outcome Based Education
1.
6A. Perguruan Tinggi memiliki rencana strategis pengelolaan SDM memperhatikan
1.
6B. Ketersediaan Tenaga Kependidikan yang berkompeten dan berkualifikasi
1.
6C. Jumlah mahasiswa aktif (Sarjana/Sarjana Terapan, Diploma Tiga) dibagi jumlah dosen tetap saat TS.
1.
7A. Perguruan Tinggi memiliki kecukupan dosen untuk setiap program studi yang mencakup beberapa unsur berikut:
1.
7B. Keterlibatan Dosen Tidak Tetap (DTT)
1.
7C. Jumlah guru besar sebagai dosen homebase sekurangnya 2 orang per program doktor
1.
8A. Perguruan Tinggi menetapkan kebijakan yang menjamin kesinambungan ketersediaan akses terhadap sarana dan prasarana disesuaikan dengan pilihan fokus diferensiasi misi PT pada bidang pendidikan, atau penelitian dan atau PkM
1.
8B. Implementasi Sistem K3 (Keamanan, Keselamatan dan kesehatan)
1.
9. Perguruan Tinggi menyediakan sistem yang menjamin dan menyediakan akses terhadap sarana dan prasarana berbasis TIK yang andal untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan dan sumber pembelajaran yang dapat diakses oleh mahasiswa
1.
10A. Proses pembelajaran wajib diperbaiki dan ditingkatkan secara berkelanjutan oleh perguruan tinggi
1.
11. Perguruan Tinggi memiliki dosen tetap dengan jabatan akademik: Persentase DT memiliki jabatan akademik (GB+LK+L+AA), DJTA. Luaran dan Capaian
1.
12A. Perguruan Tinggi menunjukkan hasil analisis terhadap luaran program pendidikan yang disesuaikan dengan pilihan fokus diferensiasi misi PT pada bidang pendidikan, atau penelitian dan atau PkM. A. Penyelesaian studi lulusan sebagai berikut
1.
12B. PT menyusun secara sistematis analisis dan evaluasi terhadap capaian kinerja sesuai data PD Dikti dan disesuaikan dengan pilihan fokus diferensiasi misi perguruan tinggi pada bidang pendidikan, atau penelitian dan atau pengabdian kepada masyarakat; analisis harus mencakup identifikasi akar masalah; faktor pendukung keberhasilan dan faktor penghambat ketercapaian
1.
12C. Perguruan Tinggi melakukan pengukuran terhadap pencapaian standar kompetensi lulusan dalam tiga tahun terakhir minimal mengenai kesatuan kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang menunjukkan capaian mahasiswa dari hasil pembelajarannya pada akhir program pendidikan tinggi
1.
13. Perguruan Tinggi menunjukkan praktek baik internalisasi anti korupsi dalam pembelajaran pada program studi Sarjana/Sarjana Terapan/Diploma
1.
14A. Perguruan Tinggi memiliki pengakuan dan apresiasi kompetensi lulusan oleh pemerintah, masyarakat dan DUDIK. Alumni PT mendapatkan pengakuan dan apresiasi yang diukur melalui; A. Sertifikasi professional
1.
14B. Tingkat Kepuasan Pengguna Lulusan
1.
15A. Perguruan Tinggi melakukan analisis terhadap prestasi mahasiswa, keterserapan lapangan kerja dan penurunan mahasiswa baru dalam 5 tahun terakhir
1.
15B. Perguruan Tinggi melakukan analisis terhadap prestasi mahasiswa, keterserapan lapangan kerja dan penurunan mahasiswa baru dalam 5 tahun terakhir
1.
16. Kepesertaan mahasiswa yang eligible yang mengikuti MBKM saat TS Proses
1.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Budi Kemuliaan yang disingkat menjadi STIK-BK merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik dibidang kesehatan yang mencetak para bidan yang profesional.